Header

The Sastro

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

The Sastro

Berawal dari sebuah acara kampus bernama Oktaria , yang merupakan sebuah acara sakral yang lebih bersifat senang-senang di sebuah pantai Anyer, terbentuklah sebuah band bernama The Sastro, dimana pada acara tersebut merupakan pertama kalinya para mahasiswa senirupa IKJ ini melakukan shownya. Pertunjukan pertama kali tersebut, juga ditetapkan sebagai hari lahirnya The Sastro, tepatnya pada tanggal 20 Oktober 2001. The Sastro juga lahir secara tidak sengaja, akibat dari kemalangan para mahasiswa senirupa ini ketika tertinggal dari rombongan pertama untuk pergi ke anyer. Untuk melupakan kekesalannya, Ritchie akhirnya mengajak Sastro untuk membentuk suatu band yang membawakan lagu-lagu ciptaan Sastro. Merasa kekurangan orang, akhirnya mereka mengajak Rege untuk menempati posisi drum dan Ari Buy untuk posisi bass guitar.

Dalam sebuah ruangan kelas kuliah Seni grafis murni, akhirnya mereka memulai latihannya pertama kalinya dengan hanya ditemani 3 buah gitar dimana 1 gitar beralih fungsi menjadi bass, dan 1 gitar lainnya tidak memenuhi syarat sebagai sebuah gitar karena 2 senarnya putus. Setelah memahami karakter dari lagu-lagu ciptaan Sastro, akhirnya mereka sepakat untuk mencoba latihan dalam studio musik di sekitar belakang kampus selama satu jam.

Berbagai macam jenis nama telah terlontar dalam pikiran masing-masing personel untuk sebuah nama band, diantaranya Street patrol , Gramaphone Sister , dan lain sebagainya. Nama The Sastro bukanlah terbentuk berdasarkan nama sebuah sosok Dian Sastro ataupun terjebak dalam sebuah bentuk narcists seorang Sastro. Nama tersebut terbentuk dikarenakan Ritchie merasa nama tersebut (The Sastro) memiliki karakter yang kuat juga memiliki struktur huruf vokal dan konsonan yang seimbang. Pertunjukan pertama kali tersebut berlangsung dengan sukses, banyak teman-teman kampus yang menyukai karakter musik dari The Sastro, baik senior maupun mahasiswa baru. Ajakan-ajakan dari rekan band kampus lainnya untuk kembali tampil dalam pentas panggung tidak ditolak oleh The Sastro. Adanya dorongan dari teman-teman merupakan semangat dari The Sastro untuk meningkatkan kualitasnya.

Semakin banyaknya tawaran untuk tampil dalam berbagai acara, akhirnya pada bulan Maret 2002, The Sastro memiliki seorang artist manager yang bernama Randy, yang mengurusi berbagai macam administrasi, perjanjian kontrak, promosi dan lain sebagainya. Beberapa bulan setelah itu The Sastro sempat menambah squad -nya dengan menambah additional player seperti Nanang pada guitar, dan Angga pada keyboards . Namun karena kesibukan Nanang pada salah satu bandnya akhirnya The Sastro hanya memiliki satu orang additiona l saja yaitu Angga sebagai keyboards yang juga terkadang sebagai additional guitar . Peran serta Nanang dapat didengar melalui lagu The Sastro yang berjudul Sejati dalam album kompilasi kampus 24 jam non stop hits , sedangkan peran serta Angga masih dapat didengar di beberapa lagu The Sastro pada album perdana ini.

 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.