Header

New World oF C-Four

New World of C-Four

New World of C-Four

New World of C-Four

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

GeMusik – C-FOUR merilis album kedua mereka yang berjudul “NEW WORLD”. Ditengah kelesuan industri musik tanah air, band ini tampil dengan membawa perlawanan melalui album mereka. Perlawanan terhadap arus industri, dengan musik mereka yang unik, perlawanan terhadap trend dengan gaya mereka yang beda dan juga perlawanan dalam tataran lirik yang jauh dari tema percintaan.

Selain itu C-Four juga menyuguhkan sebuah novel pendek, bercerita tentang­­­­­­ metafora kehidupan manusia modern yang seolah-olah merdeka, namun sebenarnya diperbudak oleh teknologi modern. Sebuah rilisan bergaya “concept album” dengan novel sebagai titik sentralnya. Bahkan C-Four membidik toko buku sebagai tempat penjualan album mereka.

Sebuah langkah yang cukup menarik, mengingat toko kaset dan CD di Indonesia telah kolaps, Musisi harus lebih kreatif dalam menciptakan karya mereka serta memikirkan langkah yang revolusioner dalam merilis karya mereka. Merilis album musik dalam bentuk album buku memang bukan hal yang baru didunia ini, tetapi hal ini terhitung masih cukup langka.

C-Four lahir dari kegelisahan beberapa mahasiswa Universitas Brawijaya, pada jaman awal reformasi ditanah air. Mereka menyuarakan protes-protesnya melalui sebuah karya musik. Pergantian personil terus terjadi, meski demikian mereka juga sempat menjadi Runner Up (Juara 2) di festival rock tingkat nasional yang digagas produser kenamaan Log Zhelebour ditahun 2007.

Kini dalam formasi terbarunya yang digawangi hanya 2 orang yaitu Meme (Vocal), Norman (Guitar), dalam kondisi apapun C-Four tetap bergerak dan tidak berhenti dalam berkarya. Kehilangan personil yang lain tidak menyurutkan langkah mereka, justru mereka tampil menyuguhkan konsep musik yang cukup berbeda. Dengan didukung beberapa musisi kawakan Kota Malang seperti Novi vokalis dari band Screaming Factor, Fajar Ananda (Bass), serta additional player pada Drum, C-Four menawarkan konsep musik yang fresh dan menggelegar.

Di album kedua ini banyak genre musik yang bercampur baur, mulai dari rock, metal, disco, funk, pop, jazz, dan reggae, C-Four memberanikan diri untuk membuat sesuatu yang baru, Selain itu C-Four juga mempersiapkan sebuah konsep tampilan grafis yang bernuansa anime serta menambahkan unsur teaterikal didalam musik mereka.

Hit single pertama dalam album ini mengangkat lagu yang berjudul “Melayang”, lagu ini menjadi sebuah pilihan dari hasil jumlah voting terbanyak saat proses “hearing season” beberapa waktu lalu, yang mengundang beberapa elemen terkait yaitu Music Director (MD) Radio di Kota Malang, para sahabat-sahabat media cetak, media online, para musisi dan para penikmat musik. Dari tiga lagu yang menjadi materi hearing seasion, pilihan terbanyak jatuh pada lagu “Melayang”. C-Four merilis album ke-2 dengan sebuah konsep yang dikemas apik dan berkarakter, serta berharap lebih baik dari album pertamanya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

You may also like ...